RSS

Mengenai Saya

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Apa itu meego ????

               MeeGo adalah sebuah platform perangkat lunak berbasis Linux yang dibuat dari platform Moblin milik Intel dan platform Maemo milik Nokia, dan dikembangkan melalui kolaborasi antara Intel dan Nokia yang pertama kali diumumkan pada bulan Juni 2009. 


Distribusi Linux open source yang ditujukan pada perangkat mobile. Meego di desain untuk sistem operasi pada berbagai perangkat mobile seperti netbook, nettops, tablet, smartphone, smart tv, dan lain-lainnya. Meego di dukung oleh Linux Foundation.  


Berikut ini adalah contoh Tampilan desktop dari MeeGo untuk Netbook


              MeeGo bukan hanya pesaing langsung untuk platform mobile seperti Apple iPhone, Google Android, Samsung bada, Microsoft Windows Phone 7, Palm WebOS dan RIM BlackBerry. Melainkan ditujukan untuk berbagai aplikasi yang lebih luas, seperti smartphone, netbook, tablet, connected TV, mobile computer dan in-car entertainment systems. 

                        MeeGo tidak akan menggantikan Symbian sebagai platform smartphone pilihan Nokia – setidaknya belum untuk saat ini. Nokia executive vice president of devices, Kai Oistamo, mengatakan saat peluncuran MeeGo bahwa kedua sistem operasi ini akan terus hidup berdampingan. 

              MeeGo akan menarik bagi pengembang aplikasi karena menggunakan lingkungan pengembangan aplikasi yang berbasis Qt, yang memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi hanya sekali, kemudian dengan mudah ditempatkan di berbagai platform dan perangkat. 

              Platform MeeGo akan menjadi sistem operasi yang dapat memberikan komunikasi yang mulus antara berbagai perangkat yang terhubung di rumah, kantor, kendaraan, dan di saku. Ini berarti pengguna bisa mendapatkan pengalaman yang sangat mirip dengan perangkat lunak apapun yang terdapat pada gadget yang mereka gunakan, apakah itu TV, ponsel, netbook atau setup pada in-car entertainment. 

I     iklan
   
    MeeGo aplikasi yang perlu memberikan pengalaman pengguna yang lebih mendalam, Full Screen Mode tersedia. Saat Full Screen Mode, semua kontrol (Title Bar, Status, kontrol ekstra, dll) akan dihapus dan hanya menyajikan konten yang telah dimaksimalkan. Kontrol akan dibuat terlihat dengan menyentuh layar, sehingga sangat berguna untuk pengalaman media terkait.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

MeeGo Gabungan Nokia-Intel


Nokia dan Microsoft bekerjasama mengeluarkan perangkat bermerek Nokia dengan sistem operasi Windows Phone 7,yang banyak pihak mempertanyakan kelangsungan MeeGo. perkembangan MeeGo yang keluar setahun lalu memang tak heboh. berbeda dengan kehadiran sistem operasi lain, misalnya Andoid. Meski MeeGo juga merupakan sistem operasi terbuka (open source).
MeeGo menawarkan banyak pengalaman aplikasi inovatif yang dapat dipindahkan dari satu peranti ke peranti lainnya. Dari pengembangannya, software MeeGo diklasifikasikan ke dalam dua hal, yakni sistem operasi (OS) dan user experience (UX). MeeGo juga dibuat agar mudah digunakan, UI yang kuat dan fleksibel dengan application developer berbasis Qt. Ada dukungan browser Googl



e Chrome di MeeGo. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan e-mail, kamera, jejaring sosial, dan aplikasi lain. Ada juga Fennec, yakni Firefox versi mobile yang juga sudah berjalan di Maemo. Fitur VOIP, instant messaging (IM), dan layanan lokasi tidak ketinggalan disematkan. Kabar baiknya kehadiran pasar aplikasi pihak ketiga yang kini tengah dipersiapkan oleh Intel.
Meego kini dikerjakan oleh dua perusahaan besar dunia, namun hingga kini belum banyak perangkat yang menggunakannya. Peluncuran MeeGo 1.0 kernel 2.6.33, beberapa merek netbook sudah mendukungnya, seperti Asus, Dell, Acer, Lenovo, HP, dan Toshiba. Pada bulan Oktober 2010, Meego sudah ada 2 perangkat hp: Aava dan Nokia N900 yang menggunakan MeeGo versi 1.1 kernel 2.6.35, kemudian ditambahkan perbaikan dan pembaharuan versi 1.1.1 pada November 2010. Versi terbaru telah dirilis yakni versi 1.1.2 pada Januari 2011 lalu. tetapi belum ada perangkat yang mendukung versi ini. Produk terbaru yang menggunakan MeeGo adalah notebook Fujitsu Lifebook MH330 yang dipasarkan di Asia pasifik. Perangkat ini dirilis bulan Februari 2011 dan menjadi notebook pertama yang menggunakan MeeGo. untuk perangkat hp, Nokia akan merilisnya di akhir tahun ini.


Ponsel Meego Nokia
Nokia sudah menjadikan Windows Phone 7 sebagai sistem operasi utama dari ponselnya, Nokia tetap akan mengirimkan handphone berbasis MeeGo tahun ini. Ponsel ini akan menjadi penerus Nokia N900 dan nama hp Meego itu adalah Nokia N950. Kita tidak memiliki foto dari perangkat ini, namun Nokia memberikan keyakinan bahwa mereka berkomitmen untuk MeeGo, Symbian, Qt dan S40 juga..
Strategi Nokia masih mengandalkan pengembangan Qt untuk kedua platform yaitu Symbian dan MeeGo dan mendorong maju dengan Java. Ada Seri 40, sehingga pengerjaan pada platform tersebut terus berlanjut. S40 akan mendapatkan sebuah Browser Ovi baru yang bertujuan untuk membawa konektivitas internet mobile untuk ratusan juta orang.

http://randeezt.wordpress.com/2011/03/01/ponsel-meego-nokia-pertama-yaitu-nokia-n950-akan-diluncurkan-tahun-2011-ini/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

ASIDOSIS

             Asidosis adalah suatu keadan yang menjurus kepenimbunan H+ yang berlebihan yang di ikuti pH cairan tubuh cenderung untuk menurun dan apabila pH darah benar-benar menjadi kurang dari  7,35 keadaan di namai asidemia .


Asidosis terdiri dari :
1.      Asidosis metabolik
2.      Asidosis respiratorik
Asidosis metabolik
Suatu status asidosis metabolik terjadi apabila pencernaan ion hidrogen atau produksi endogen ion H melampaui kemampuan tubuh untuk membuangnya.Hal ini disertai anggapan bahwa mekanisme respirasi untuk ventilasi alveolus tidak terganggu. Pada keadaan ini terlihat suatu peningkatan absolut ion H dalam sirkulasi umum dimana ion H yang berlebih akan mudah bergabung dengan karbonat tersedia dalam reaksi H+ +HCO3- ,sehingga akan mengarah ke meningkatnya pembentukan CO2 dan H2O. Selain itu,pusat chemoreseptor akan menstimulasi respirasi dan peningkatan pembuangan CO2. Dengan demikian akan terlihat konsentrasi ion H berkurang,CO2 dan bikarbonat berkurang, sehingga akhirnya konsentrasi ion H kembali ke konsentrasi normal  40 nanomol/L. Respon respirasi ini berjalan cepat , dan pada saat konsentrasi ion H intra seluler meningkat , ginjal di stimulasi untuk mereabsorpsi lebih banyah bikarbonat dan mensekresi lebih banyak ion hidrogen, sehingga konsentrasi ion H tubuh kembali kenormal. Penyusutan CO2 harus sejajar dengan penyusutan HCO3, apabila menurunya tidak sejajar berarti ada suatu kesalahan ventilasi pulmo. 
Jika pemulihan sempurna sehingga pH antara 7,35-7,45 maka kondisi tersebut di sebut asidosis metabolik yang di kompensasi sepenuhnya. Kalau meskipun ada mekanisme kompensasi namun pH nya tetap saja kurang dari 7,35 maka kondisi ini di sebut asidosis metabolik yang di kompensasi sebagian.







Asidosis metabolik biasanya disebabkan oleh salah satu atau lebih dari proses-proses berikut ini :
1.      Produksi asam organik yang melebilhi kecepatan pembuangan , misalnya produksi asam aseto asetat dan asam beta hidroksibutirat pada asidosis diabetika dan asam laktat pada asidosis asam laktat.Asidosis dapat di sertai dengan hilangnya kation-kation yang di ekskresi bersama-sama dengan anion-anion.
2.      Berkurangnya eksresi asam-asam, misalnya kegagalan ginja, renal tubuler asidosis (RTA)
3.      Hilangnya bikarbonat (basa) yang berlebihan karena hilangnya cairan duodenum yang berlebihan seperti pada diarhae, HCO3-, plasma merosot dan diiganti oleh anion anorganik, seprti Cl, fosfat, sulfat atau anion organik.
Forma asidosis metabolik d klarifikasikan sebagai:
1.      Asidosis gap anion normal, ditandai dengan hiperchloremia, ada 2 macam yaitu , asidosis hipokalemia dan normokalemia
2.      Asidosis gap anion yang meningkat, pada keadaan ini kloridanya normal(asidosis metabolik normochloromia) atau kadang-kadang rendah.

Asidosis hipokalemia
Sebagai penyebab asidosis tipe ini adalah:
1.      Asidosis tubulus ginjal yang disebabkan oleh disfungsi tubulus distal ginjal atau proksimal atau oleh difisiensi buffer.
2.      Hilangnya Na, K, dan HCO3 melalui jalur gastrointestinal
3.      Diuretika yang merupakan inhibator anhidrase karbon
4.      Diversi ureter misalnya, ureterosigmoiddistomi, abstruksi kandung kemih atau ureter
Asidosis Normokalemia
Asidosis ini terlihat pada :
1.      Gagal ginjal
2.      Hidronefrosis
3.      Hipoaldosteronisme atau pemberian antagonis aldosteron
4.      Sesudah terapi NH4Cl atau arginin HCl

Asidosis Respiratorik

Asidosis respiratorik adalah suatu status metabolisme yang berupa naiknya konsentrasi ion H sebagai akibat adanya retensi CO2 (hiperkapnea).Kondisi ini bias akut ataupun kronis,atau kondisi yang di sebabkan langsung menekan pusat respirasi dan mempengaruhi aparat respirasi atau menyebabkan obstruksi mekanis saluran pernafasan. Pada yang akut ,suatu kadar penyanggahan minimum dapat terjadi sebagai akibat pergeseran bikarbonat intraselular, dan akan terjadi peningkatan kadar bikarbonat plasma yang kecil tetapi bermakna yang jarang lebih dari 3-4 meq.Hal ini bermanfaat dalam menentukan apakah asidosis respiratorik merupakan kejadian yang mendadak atau proses yang telah berjalan lama. Pada asidosis respiratorik kronis, kompensasi ginjal mulai memainkan peranan penting sewaktu reabsorbsi bikarbonat meningkat , dan kadar-kadar bikarbonat mungkin mengalami peningkatan yang bermakna.
Chlorida plasma berkurang apabila bikarbonat plasma naik. Hiperkalemia dapat terjadi tetapi tidak begitu mudah diperkirakan sebanding dengan forma asidosis metabolic. Untuk setiap penurunan pH sebesar 0,1 umumya terjadi perubahan terbalik 0,6 mmol/L pada K+ . Kenaikan ini terutama di sebabkan oleh pergeseran K+ dari sel-sel ke dalam plasma sebagai penukar bagi pergeseran H+ ke dalam sel.Asiditas dan kadar ammonia meningkat.



sumber:
Tietz, N. W. 1986. Text Book of Clinical Chemistry. W.B. Saunders Company.Philadelphia.1238-53

http://sites.google.com/site/asidosis/Home/keseimbangan-asam-basa

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

KANKER RAHIM (KANKER UTERUS=CARCINOMA UTERI)

A. Pertumbuhan sel kanker
Gen terdiri dari atas DNA sehingga apabila DNA rusak, control pembelahan sel terganggu. Kanker jaringan lunak bermula dari satu sel yang tidak normal. Satu sel yang tidak normal ini menghasilkan jutaan sel, malahan mungkin milyaran sel yang mirip dengan sel asal yang disebut klon. Sel hasil cloning ini, juga berfungsi tidak wajar, malah mengambil energy dari sel normal dan masih sehat untuk pertumbuhan dan pembelahannya sendiri.
Jutaan sel yang tidak normal tersebut, akan berkelompok dan membentuk tumor. Pengertian lebih luas, tumor adalah suatu pembengkakan. Kelompok sel-sel yang tidak normal ini bisa menimbulkan infeksi, peradangan, kanker atau jadi apa saja. Apabila tumor hanya berkembang secara local, meskipun besar, tidak mempunyai kemampuan menyebarke tempat llain yang jauh letaknya. Ini disebut tumor lunak, dan bukan kanker. Penyebaran tumor ke tempat berjauhan dari asalnya disebut anak sebar (metastase).

Pencegahan pertumbuhan sel kanker
Yang paling perlu dilakukan adalah mencegah kontak yang tidak perlu dengan zat-zat yang bersifat menimbulkan kanker (karsinogen), dan menghidari kontak dengan sinar X bila tidak perlu sekali. Apalagi pada penderita yang mempunyai riwayat kanker pada keluarga.
Beberapa ahli juga berpendapat untuk mencegah pertumbuhan kanker dengan mengkonsumsi diet dengan vitamin C yang cukup. Tetapi apabila vitamin C berlebihan juga bisa menimbulkan ascorbic academia (kadar vitamin C darah terlalu tinggi).
Kanker adalah suatu penyakit dimana sel tidak berfungsi wajar, membelah secara cepat membentuk suatu jaringan yang disebut tumor. Kanker rahim adalah suatu kanker didalam jaringan rahim yang merupakan suatu rongga kosong, berbentuk buah pear, dimana janin tumbuh dan berkembang selama masa kehamlian, mulai dari bentuk sel telur yang dibuahi benih jantan sampai bentuk janin hingga proses kelahiran bayi.



B. Keluhan dan gejala
• Perdarahan menstruasi tidak wajar.
• Perdarahan sedikit-sedikit setelah menopause.
• Rasa sakit pada bagian bawah perut atau rasa kramp pada rongga panggul.
• Keluar sedikit cairan putih melalui vagina pada perempuan sesudah menopause.
• Pada pemeriksaan rongga panggul ditemukan perubahan ukuran bentuk dan konsistensi rahim serta jaringan penyangga rahim sekitarnya, sebagai pertanda kanker rahim sudah pada stadium lanjut.
• Infeksi mudah terjadi, sehingga sering infeksi ini merupakan masalah kanker rahim.
• Pada stadium lanjut timbul gangguan buang air besar dan buang air keci, karena kanker sudah menyebar ke rectum dan kandung kencing.

C. Pengobatan
Pengobatan yang dilakukan adalah dengan melakukan operasi, antara lain:
• Pengangkatan rahim (histerektomi). Pengangkatan ini dilakukan berdasarkan pertimbangan bahwa kanker rahim menyebar ke ovarium dan saluran tuba falopii pada stadium awal kanker. Dengan pengangkatan ovarium, produksi hormone estrogen menjadi berhenti, sedangkan hormone estrogen berefek merangsang pertumbuhan sel kanker rahim.
• Operasi digabung dengan obat kimiawi (kemoterapi) terutama pada kanker rahim stadium 3 dan stadium 4

D. Pencegahan kanker rahim
• Jauhi rokok.
Nikotin mempermudah semua sel selaput lender seluruh tubuh bereaksi dan mudah terangsang baik tenggorokan, paru, maupun leher rahim.
• Kebiasaan membersihkan vagina dengan baik.
Pencucian vagina dengan zat-zat tertentu merangsang timbulnya kanker serviks. Sebaiknya pencucian vagina tidak memakai zat kimia, kecuali atas saran dokter.
• Menaburi vagina dengan talk karena gatal dan basah.
Pemakaian talk pada vagina perempuan usia subur, berisiko timbulnya kanker ovarium. Karena pada perempuan usia subur, terjadi luka di ovarium setiap peristiwa ovulasi. Talk bisa masuk kedalam luka tersebut dan beresiko timbul kanker.
• Berganti-ganti pasangan seksual.
• Perilaku seperti ini berisiko terjadi kanker serviks dan kanker rahim. Hal ini berkaitan dengan infeksi Human Papiloma Virus (HPV). Virus ini menyebabkan sel mukosa menjadi cepat membelah hingga melebihi kebutuhan dan lama-lama meningkatkan resiko terjdi kanker.
• Penggunaan estrogen
• Pil KB dengan kandungan progesterone tinggi mengurangi resiko terjadinya kanker rahim.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Kanker Rahim

Jutaan sel yang tidak normal akan berkelompok dan membentuk tumor. tumor adalah suatu bengkakan , kelompok selyang tidak normal bisa menimbulkan infeksi, peradangan, atau kanker. apabila tumor hanya berkembang secara lokal, meskipun besar, tidak mempunyai kemampuan menyebar ke tempat lain yang jauh letaknya. Ini disebut tumor lunak, dan bukan kanker.

Pencegahan pertumbuhan sel kanker
yang paling perlu dilakukan adalah mencegah kontak yang tidak perlu dengan zat yang bersifat menimbulkan kanker (karsinogenik) dan menghindari kontak dengan sinar X.
beberapa ahli berpendapat untuk mencegah pertumbuhan kanker dengan mengkonsumsi dengan vit.C yang cukup.

Kanker adalah suatu penyakit dimana sel tidak berfungsi wajar, membelah secara cepat membentuk suatu jaringa yang disebut tumor. kanker rahim adalah suatu kanker di dalam jaringan rahim yang merupakan suatu rongga kosong, berbentuk buah pear, dimana janin tumbuh berkembang selama masa kehamilan, mulai dari bentuk sel telur yang dibuahi benih jantan sampai bentukjanin hingga proses kelahiran bayi.

Keluhan dan Gejala

  • Perdarahan menstruasi tidak wajar
  • Perdarahan sedikit-sedikit setelah menopause
  • Rasa sakit paa bagian bawah perut
  • Keluar sedikit cairan putih melalui vagina pada perempuan sesudah menopause
  • Infeksi mudah terjadi sehingga sering infeksi ini merupakan masalah kanker rahim.
  • Pada tadium lanjut timbul gangguan buang air besar dan buang air kecil, karena kanker sudah menyebar ke rectum dan kandung kencing

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Pemeriksaan Urin

PEMERIKSAAN MAKROSKOPIK.

Yang diperiksa adalah volume. warna, kejernihan, berat jenis, bau dan pH urin. Pengukuran volume urin berguna untuk menafsirkan hasil pemeriksaan kuantitatif atau semi kuantitatif suatu zat dalam urin, dan untuk menentukan kelainan dalam keseimbangan cairan badan. Pengukuran volume urin yang dikerjakan bersama dengan berat jenis urin bermanfaat untuk menentukan gangguan faal ginjal. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi volume urin seperti umur, berat badan, jenis kelamin, makanan dan minuman, suhu badan, iklim dan aktivitas orang yang bersangkutan. Rata-rata didaerah tropik volume urin dalam 24 jam antara 800--1300 ml untuk orang dewasa. Bila didapatkan volume urin selama 24 jam.

Lebih dari 2000 ml maka keadaan itu disebut poliuri. Poliuri ini mungkin terjadi pada keadaan fisiologik seperti pemasukan cairan yang berlebihan, nervositas, minuman yang mempunyai efek diuretika. Selain itu poliuri dapat pula disebabkan oleh perubahan patologik seperti diabetes mellitus, diabetes insipidus, hipertensi, pengeluaran cairan dari edema. Bila volume urin selama 24 jam 300--750 ml maka keadaan ini dikatakan oliguri.

Keadaan ini mungkin didapat pada diarrhea, muntah - muntah, deman edema, nefritis menahun. Anuri adalah suatu keadaan dimana jumlah urin selama 24 jam kurang dari 300 ml. Hal ini mungkin dijumpai pada shock dan kegagalan ginjal. Jumlah urin siang 12 jam dalam keadaan normal 2 sampai 4 kali lebih banyak dari urin malam 12 jam. Bila perbandingan tersebut terbalik disebut nokturia, seperti didapat pada diabetes mellitus.

Pemeriksaan terhadap warna urin mempunyai makna karena kadang-kadang dapat menunjukkan kelainan klinik. Warna urin dinyatakan dengan tidak berwarna, kuning muda, kuning, kuning tua, kuning bercampur merah, merah, coklat, hijau, putih susu dan sebagainya. Warna urin dipengaruhi oleh kepekatan urin, obat yang dimakan maupun makanan. Pada umumnya warna ditentukan oleh kepekatan urin, makin banyak diuresa makin muda warna urin itu. Warna normal urin berkisar antara kuning muda dan kuning tua yang disebabkan oleh beberapa macam zat warna seperti urochrom, urobilin dan porphyrin. Bila didapatkan perubahan warna mungkin disebabkan oleh zat warna yang normal ada dalam jumlah besar, seperti urobilin menyebabkan warna coklat. Disamping itu perlu dipertimbangkan kemungkinan adanya zat warna abnormal, seperti hemoglobin yang menyebabkan warna merah dan bilirubin yang menyebabkan warna coklat. Warna urin yang dapat disebabkan oleh jenis makanan atau obat yang diberikan kepada orang sakit seperti obat dirivat fenol yang memberikan warna coklat kehitaman pada urin.

Kejernihan dinyatakan dengan salah satu pendapat sepertijernih, agak keruh, keruh atau sangat keruh. Biasanya urin segar pada orang normal jernih. Kekeruhan ringan disebut nubeculayangterdiri dari lendir, sel epitel dan leukosit yang lambat laun mengendap. Dapat pula disebabkan oleh urat amorf, fosfat amorf yang mengendap dan bakteri dari botol penampung. Urin yang telah keruh pada waktu dikeluarkan dapat disebabkan oleh chilus, bakteri, sedimen seperti epitel, leukosit dan eritrosit dalam jumlah banyak.

Pemeriksaan berat jenis urin bertalian dengan faal pemekatan ginjal, dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu dengan memakai falling, drop, gravimetri, menggunakan pikno meter, refraktometer dan reagens pita'. Berat jenis urin sewaktu pada orang normal antara 1,003 - 1,030. Berat jenis urin herhubungan erat dengan diuresa, makin besar diuresa makin rendah berat jenisnya dan sebaliknya. Makin pekat urin makin tinggi berat jenisnya, jadi berat jenis bertalian dengan faal pemekat ginjal. Urin sewaktu yang mempunyai berat jenis 1,020 atau lebih, menunjukkan bahwa faal pemekat ginjal baik. Keadaan ini dapat dijumpai pada penderita dengan demam dan dehidrasi. Sedangkan berat jenis urin kurang dari 1,009 dapat disebabkan oleh intake cairan yang berlebihan, hipotermi, alkalosis dan kegagalan ginjal yang menahun.

Untuk menilai bau urin dipakai urin segar, yang perlu diperhatikan adalah bau yang abnormal. Bau urin normal disebabkan oleh asam organik yang mudah menguap. Bau yang berlainan dapat disebabkan oleh makanan seperti jengkol, pate, obat-obatan seperti mentol, bau buah-buahan seperti pada ketonuria. Bau amoniak disebabkan perombakan ureum oleh bakteri dan biasanya terjadi pada urin yang dibiarkan tanpa pengawet. Adanya urin yang berbau busuk dari semula dapat berasal dari perombakan protein dalam saluran kemih umpamanya pada karsinoma saluran kemih.

Penetapan pH diperlukan pada gangguan keseimbangan asam basa, kerena dapat memberi kesan tentang keadaan dalam badan. pH urin normal berkisar antar 4,5 - 8,0. Selain itu penetapan pH pada infeksi saluran kemih dapat memberi petunjuk ke arah etiologi. Pada infeksi oleh Escherichia coli biasanya urin bereaksi asam, sedangkan pada infeksi dengan kuman Proteus yang dapat merombak ureum menjadi atnoniak akan menyebabkan urin bersifat basa. Dalam pengobatan batu karbonat atau kalsium fosfat urin dipertahankan asam, sedangkan untuk mencegah terbentuknya batu urat atau oksalat pH urin sebaiknya dipertahankan basa.


PEMERIKSAAN MIKROSKOPIK

Yang dimaksud dengan pemeriksaan mikroskopik urin yaitu pemeriksaan sedimen urin. Ini panting untuk mengetahui adanya kelainan pada ginjal dan saluran kemih serta berat ringannya penyakit. Urin yang dipakai ialah urin sewaktu yang segar atau urin yang dikumpulkan dengan pengawet formalin. Pemeriksaan sedimen dilakukan dengan memakai lensa objektif kecil (10X) yang dinamakan lapangan penglihatan kecil atau LPK. Selain itu dipakai lensa objektif besar (40X) yang dinamakan lapangan penglihatan besar atau LPB. Jumlah unsur sedimen bermakna dilaporkan secara semi kuantitatif, yaitu jumlah rata-rata per LPK untuk silinder dan per LPB untuk eritrosit dan leukosit. Unsur sedimen yang kurang bermakna seperti epitel atau kristal cukup dilaporkan dengan +(ada), ++ (banyak) dan +++ (banyak sekali). Lazimnya unsur sedimen dibagi atas dua golongan yaitu unsur organik dan tak organik. Unsur organik berasal dari sesuatu organ atau jaringan antara lain epitel, eritrosit, leukosit, silinder, potongan jaringan, sperma, bakteri, parasit dan yang tak organik tidak berasal dari sesuatu organ atau jaringan seperti urat amorf dan kristal.

Eritrosit atau leukosit didalam sedimen urin mungkin terdapat dalam urin wanita yang haid atau berasal dari saluran kernih. Dalam keadaan normal tidak dijumpai eritrosit dalam sedimen urin, sedangkan leukosit hanya terdapat 0 -- 5/LPK dan pada wanita dapat pula karena kontaminasi dari genitalia. Adanya eritrosit dalam urin disebut hematuria. Hematuria dapat disebabkan oleh perdarahan dalam saluran kemih, seperti infark ginjal, nephrolithiasis, infeksi saluran kemih dan pada penyakit dengan diatesa hemoragik. Terdapatnya leukosit dalam jumlah banyak di urin disebut piuria. Keadaan ini sering dijumpai pada infeksi saluran kemih atau kontaminasi dengan sekret vagina pada penderita dengan fluor lobus.

Silinder adalah endapan protein yang terbentuk didalam tubulus ginjal, mempunyai matrix berupa glikoprotein (protein Tamm Horsfall) dan kadang-kadang dipermukaannya terdapat leukosit, eritrosit dan epitel. Pembentukan silinder dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain osmolalitas, volume,
pH dan adanya glikoprotein yang disekresi oleh tubuli ginjal. Dikenal bermacam-macam silinder yang berhubungan dengan berat ringannya penyakit ginjal. Banyak peneliti setuju bahwa dalam keadaan normal bisa didapatkan sedikit eritrosit, lekosit dan silinder hialin. Terdapatnya silinder seluler seperti silinder lekosit, silinder eritrosit, silinder epitel dan sunder berbutir selalu menunjukkan penyakit yang serius. Pada pielonefritis dapat dijumpai silinder lekosit dan pada glomerulonefritis akut dapat ditemukan silinder eritrosit. Sedangkan pada penyakit ginjal yang berjalan lanjut didapat silinder berbutir dan silinder lilin.

Kristal dalam urin tidak ada hubungan langsung dengan batu didalam saluran kemih. Kristal asam urat, kalsium oksalat, triple fosfat dan bahan amorf merupakan kristal yang sering ditemukan dalam sedimen dan tidak mempunyai arti, karena kristal-kristal itu merupakan hasil metabolisme yang normal. Terdapatnya unsur tersebut tergantung dari jenis makanan, banyak makanan,kecepatan metabolisme dan kepekatan urin. Disamping itu mungkin didapatkan kristal lain yang berasal dari obat-obatan atau kristal-kristal lain seperti kristal tirosin, kristal leucin.

Epitel merupakan unsur sedimen organik yang dalam keadaan normal didapatkan dalam sedimen urin. Dalam keadaan patologik jumlah epitel ini dapat meningkat, seperti pada infeksi, radang dan batu dalam saluran kemih. Pada sindroma nefrotik didalam sedimen urin mungkin didapatkan oval fat bodies. Ini merupakan epitel tubuli ginjal yang telah mengalami degenerasi lemak, dapat dilihat dengan memakai zat warna Sudan III/IV atau diperiksa dengan menggunakan mikroskop polarisasi.


PEMERIKSAAN KIMIA URIN

Disamping cara konvensional, pemeriksaan kimia urin dapat dilakukan dengan cara yang lebih sederhana dengan hasil cepat, tepat, specifik dan sensitif yaitu memakai reagens pita. Reagens pita (strip) dari berbagai pabrik telah banyak beredar di Indonesia. Reagens pita ini dapat dipakai untuk pemeriksaan pH, protein, glukosa, keton, bilirubin, darah,urobilinogen dan nitrit. Untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang optimum, aktivitas reagens harus dipertahankan, penggunaan haruslah mengikuti petunjuk dengan tepat; baik mengenai cara penyimpanan, pemakaian reagnes pita dan bahan pemeriksaan.

Urin dikumpulkan dalam penampung yang bersih dan pemeriksaan baiknya segera dilakukan. Bila pemeriksaan harus ditunda selama lebih dari satu jam, sebaiknya urin tersebut disimpan dulu dalam lemari es, dan bila akan dilakukan pemeriksaan, suhu urin disesuaikan dulu dengan suhu kamar. Agar didapatkan hasil yang optimal pada tes nitrit, hendaknya dipakai urin pagi atau urin yang telah berada dalam bulibuli minimal selama 4 jam. Untuk pemeriksaan bilirubin,urobilinogen dipergunakan urin segar karena zat-zat ini bersifat labil, pada suhu kamar bila kena cahaya. Bila urin dibiarkan pada suhu kamar, bakteri akan berkembang biak yang menyebabkan pH menjadi alkali dan menyebabkan hasil positif palsu untuk protein. Pertumbuhan bakteri karena kontaminasi dapat memberikan basil positif palsu untuk pemeriksaan darah samar dalam urin karena terbentuknya peroksidase dari bakteri.

Reagens pita untuk pemeriksaan protein lebih peka terhadap albumin dibandingkan protein lain seperti globulin, hemoglobin, protein Bence Jones dan mukoprotein. Oleh karena itu hasil pemeriksaan proteinuri yang negatif tidak dapat menyingkirkan kemungkinan terdapatnya protein tersebut didalam urin. Urin yang terlalu lindi, misalnya urin yang mengandung amonium kuartener dan urin yang terkontaminasi oleh kuman, dapat memberikan hasil positif palsu dengan cara ini. Proteinuria dapat terjadi karena kelainan prerenal, renal dan post-renal. Kelainan pre-renal disebabkan karena penyakit sistemik seperti anemia hemolitik yang disertai hemoglobinuria, mieloma, makroglobulinemia dan dapat timbul karena gangguan perfusi glomerulus seperti pada hipertensi dan payah jantung. Proteinuria karena kelainan ginjal dapat disebabkan karena kelainan glomerulus atau tubuli ginjal seperti pada penyakit glomerulunofritis akut atau kronik, sindroma nefrotik, pielonefritis akut atau kronik, nekrosis tubuler akut dan lain-lain

Pemeriksaan glukosa dalam urin dapat dilakukan denganmemakai reagens pita. Selain itu penetapan glukosa dapat dilakukan dengan cara reduksi ion cupri menjadi cupro. Dengan cara reduksi mungkin didapati hasil positip palsu pada urin yang mengandung bahan reduktor selain glukosa seperti : galaktosa, fruktosa, laktosa, pentosa, formalin, glukuronat dan obat-obatan seperti streptomycin, salisilat, vitamin C. Cara enzimatik lebih sensitif dibandingkan dengan cara reduksi. Cara enzimatik dapat mendeteksi kadar glukosa urin sampai 100 mg/dl, sedangkan pada cara reduksi hanya sampai 250 mg/dl.

Juga cara ini lebih spesifik untuk glukosa, karena gula lain seperti galaktosa, laktosa, fruktosa dan pentosa tidak bereaksi. Dengan cara enzimatik mungkin didapatkan hasil negatip palsu pada urin yang mengandung kadar vitamin C melebihi 75 mg/dl atau benda keton melebihi 40 mg/dl.

Pada orang normal tidak didapati glukosa dalam urin. Glukosuria dapat terjadi karena peningkatan kadar glukosa dalam darah yang melebihi kepasitas maksimum tubulus untuk mereabsorpsi glukosa seperti pada diabetes mellitus, tirotoksikosis, sindroma Cushing, phaeochromocytoma, peningkatan tekanan intrakranial atau karena ambang rangsang ginjal yang menurun seperti pada renal glukosuria, kehamilan dan sindroma Fanconi.

Benda- benda keton
Dalam urin terdiri atas aseton, asam asetoasetat dan asam 13-hidroksi butirat. Karena aseton mudah menguap, maka urin yang diperiksa harus segar. Pemeriksaan benda keton dengan reagens pita ini dapat mendeteksi asam asetoasetat leblih dari 5-10 mg/dl, tetapi cara ini kurang peka. Untuk aseton dan tidak bereaksi dengan asam beta hidroksi butirat. Hasil positif palsu mungkin didapat bila urin mengandung bromsulphthalein, metabolit levodopa dan pengawet 8-hidroksi-quinoline yang berlebihan.

Dalam keadaan normal pemeriksaan benda keton dalam urin negatif. Pada keadaan puasa yang lama, kelainan metabolisme karbohidrat seperti pada diabetes mellitus, kelainan metabolisme lemak didalam urin didapatkan benda keton dalam jumlah yang tinggi. Hal ini terjadi sebelum kadar benda keton dalam serum meningkat. Pemeriksaan bilirubin dalam urin berdasarkan reaksi antara garam diazonium dengan bilirubin dalam suasana asam, yang menimbulkan warna biru atau ungu tua. Garam diazonium terdiri dari p-nitrobenzene diazonium dan p-toluene sulfonate, sedangkan asam yang dipakai adalah asam sulfo salisilat.

Adanya bilirubin 0,05-1 mg/dl urin akan memberikan basil positif dan keadaan ini menunjukkan kelainan hati atau saluran empedu. Hasil positif palsu dapat terjadi bila dalam urin terdapat mefenamic acid, chlorpromazine dengan kadar yang tinggi sedangkan negatif palsu dapat terjadi bila urin mengandung metabolit pyridium atau serenium.

Pembacaan Reagens Pita
Pemeriksaan urobilinogen dengan reagens pita perlu urin segar. Dalam keadaan normal kadar urobilinogen berkisar antara 0,1 - 1,0 Ehrlich unit per dl urin. Peningkatan ekskresi urobilinogen urin mungkin disebabkan
oleh kelainan hati, saluran empedu atau proses hemolisa yang berlebihan didalam tubuh. Dalam keadaan normal tidak terdapat darah dalam urin, adanya darah dalam urin mungkin disebabkan oleh perdarahan saluran kemih atau pada wanita yang sedang haid. Dengan pemeriksaan ini dapat dideteksi adanya 150-450 ug hemoglobin per liter urin. Tes ini lebih peka terhadap hemoglobin daripada eritrosit yang utuh sehingga perlu dilakukan pula pemeriksaan mikroskopik urin. Hasil negatif palsu bila urin mengairdung vitamin C lebih dari 10 mg/dl. Hasil positif palsu didapatkan bila urin mengandung oksidator seperti hipochlorid atau peroksidase dari bakteri yang berasal dari Sedimen urin infeksi saluran kemih atau akibat pertumbuhan kuman yang terkontaminasi.
Dalam keadaan normal urin bersifat steril. Adanya bakteriura dapat ditentukan dengan tes nitrit. Dalam keadaan normal tidak terdapat nitrit dalam urin. Tes akan berhasil positif bila terdapat lebih dari mikroorganisme per ml urin. Perlu diperhatikan bahwa urin yang diperiksa hendaklah urin yang telah berada dalam buli-buli minimal 4 jam, sehingga telah terjadi perubahan nitrat menjadi nitrit oleh bakteri. Urin yang terkumpul dalam buli-buli kurang dari 4 jam akan memberikan basil positif pada 40% kasus. Hasil positif akan mencapai 80% kasus bila urin terkumpul dalam buli-buli lebih dari 4 jam. Hasil yang negatif belum dapat menyingkirkan adanya bakteriurea, karena basil negatif mungkin disebabkan infeksi saluran kemih oleh kuman yang tidak mengandung reduktase, sehingga kuman tidak dapat merubah nitrat menjadi nitrit. Bila urin yang akan diperiksa berada dalam buli-buli kurang dari 4 jam atau tidak terdapat nitrat dalam urin, basil tes akan negatif. Kepekaan tes ini berkurang dengan peningkatan berat jenis urin. Hasil negatif palsu terjadi bila urin mengandung vitamin C melebihi 25 mg/dl dan konsentrasi ion nitrat dalam urin kurang dari 0,03

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Waspada Bahaya Gorengan dan Kertas Pembungkus

Gorengan dibungkus kertas bekas ataupun kantong plastik berwarna, maka efek buruk kesehatan yang ditimbulkan bisa berlipat ganda. (Foto: forwomanonlysite)
PENGANAN gorengan menjadi jajanan favorit banyak orang. Rasa gurih dan garing berpadu apik di lidah dan menjadi candu tersendiri. Gorengan dibungkus kertas bekas ataupun kantong plastik berwarna, maka efek buruk kesehatan yang ditimbulkan bisa berlipat ganda.

Para pencinta gorengan, waspadai gorengan berwarna gelap dan bertekstur lebih keras dari kondisi normal. Kemungkinan gorengan tersebut merupakan sisa dagangan yang tidak habis terjual pada hari sebelumnya kemudian digoreng ulang oleh penjual.

Cerita kecurangan belum selesai. Sebab tak sedikit penganan gorengan yang diolah dengan minyak goreng yang telah dipakai berulang kali alias minyak jelantah. Kita tentu tak menutup mata dengan penjual yang hanya berorientasi pada keuntungan, tanpa memikirkan dampak yang harus ditanggung pembeli akibat mengonsumsi penganan tidak layak.

Bahaya minyak jelantah

Kualitas minyak jelantah sangat menurun dari minyak goreng baru. Minyak jelantah mengeluarkan kandungan polimer yang dapat terserap dalam pangan berupa asam lemak trans.

Dan dalam minyak jelantah, terdapat zat radikal bebas, seperti peroksida dan epioksida yang bersifat mutagen dan karsinogen sehingga berisiko terhadap kesehatan manusia. Misalnya saja, hasil peroksida pada minyak jelantah mengakibatkan pemanasan suhu tinggi hingga gangguan kesehatan, terutama yang berhubungan dengan metabolisme kolesterol.

Bahaya kertas bekas pembungkus pangan

Kertas bekas seperti koran, majalah, atau kertas yang sudah tercampur tinta sangat berbahaya bagi tubuh manusia karena di dalam tinta terdapat timbal yang bersifat racun.

“Bila terkena panas atau minyak dari gorengan, tinta dapat larut dalam makanan,” ungkap Kepala BPOM Palembang M Ali Bata Harahap.

Bahaya akut jangka pendek

Gorengan yang telah terpapar timbal bisa dimakan menyebabkan rasa terbakar pada mulut dan kerongkongan, pengeluaran air liur berlebihan, sakit perut disertai rasa mulas yang hebat, muntah, diare dengan tinja berwarna hitam, berdarah, susah buang air besar, merasa kelelahan, gangguan tidur, gelisah, lekas marah, gangguan ginjal, gangguan otak dengan penglihatan, kesemutan, kejang hingga kelumpuhan.

“Kematian dapat terjadi akibat kegagalan jantung,” katanya.

Bahaya kronis jangka panjang

Bila tertelan, paparan timbal yang dikonsumsi berulang dalam jangka lama meski dalam jumlah sedikit, menyebabkan akumulasi dalam jaringan tubuh, yaitu pada tulang, gigi, hingga otak dan dapat menimbulkan efek pada ginjal, hati, darah, saraf, alat reproduksi, dan endokrin dari sistem kekebalan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Trombositopenia

Trombositopenia didefinisikan sebagai jumlah trombosit di bawah 200.000 per mm3.
Penyebab trombositopenia:
  1. Sumsum tulang menghasilkan sedikit trombosit
    - Leukemia
    - Anemia aplastik
    - Hemoglobinuria nokturnal paroksismal
    - Pemakaian alkohol yang berlebihan
    - Anemia megaloblastik
    - Kelainan sumsum tulang
  2. Trombosit terperangkap di dalam limpa yang membesar
    - Sirosis disertai splenomegali kongestif
    - Mielofibrosis
    - Penyakit Gaucher
  3. Trombosit menjadi terlarut
    - Penggantian darah yang masif atau transfusi ganti (karena platelet tidak dapat bertahan di dalam darah yang ditransfusikan)
    - Pembedahan bypass kardiopulmoner
  4. Meningkatnya penggunaan atau penghancuran trombosit
    - Purpura trombositopenik idiopatik (ITP)
    - Infeksi HIV
    - Purpura setelah transfusi darah
    - Obat-obatan, misalnya heparin, kuinidin, kuinin, antibiotik yang mengandung sulfa, beberapa obat diabetes per-oral, garam emas, rifampin
    - Leukemia kronik pada bayi baru lahir
    - Limfoma
    - Lupus eritematosus sistemik
    - Keadaan-keadaan yang melibatkan pembekuan dalam pembuluh darah, misalnya komplikasi kebidanan, kanker, keracunan darah (septikemia) akibat bakteri gram negatif, kerusakan otak traumatik
    - Purpura trombositopenik trombotik
    - Sindroma hemolitik-uremik
    - Sindroma gawat pernafasan dewasa
    - Infeksi berat disertai septikemia. 



GEJALA
Perdarahan kulit bisa merupakan pertanda awal dari jumlah trombosit yang kurang.
Bintik-bintik keunguan seringkali muncul di tungkai bawah dan cedera ringan bisa menyebabkan memar yang menyebar.
       Bisa terjadi perdarahan gusi dan darah juga bisa ditemukan pada tinja atau air kemih.
Pada penderita wanita, darah menstruasinya sangat banyak.
        Perdarahan mungkin sukar berhenti sehingga pembedahan dan kecelakaan bisa berakibat fatal.
       Jika jumlah trombosit semakin menurun, maka perdarahan akan semakin memburuk.
Jumlah trombosit kurang dari 5.000-10.000/mL bisa menyebabkan hilangnya sejumlah besar darah melalui saluran pencernaan atau terjadi perdarahan otak (meskipun otaknya sendiri tidak mengalami cedera) yang bisa berakibat fatal.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments